Sumberanyar, Pasuruan - Kronologis Aksi Warga Menolak Pengembangan Area Markas TNI AL

Warga yang menolak diratakannya lahan pertanian, bersitegang dengan aparat TNI / gambar: dari dokumentasi yang dilakukan warga Alas Tlogo

Kronologis aksi warga menolak pengembangan area markas TNI AL, di Desa Sumbernyar Kec. Nguling Kab. Pasuruan :

  1. Bahwa pada hari rabu, tgl 10 Juli 2019 sekitar pukul 15.00 wib, dilakukan pemerataan tanah dgn alat berat buldoser di tanah halaman belakang rumah warga Dusun Belung Desa Sumbernyar yg jaraknya dekat dengan Gedung Makolatmar (markas komando latihan marinir);
  2. Sekitar pukul 15.30 wib warga bersama secara serentak melakukan penolakan dilokasi perataan tanah dan saat itu warga juga memanggil kades untuk turun kelokasi karna khawatir situasi ricuh. Lalu kades mengamankan kunci buldoser dgn tujuan agar perataan tanah tak berlanjut;
  3. Warga terus melakukan aksi damai dgn menduduki lokasi perataan hingga pukul 17.00 an, sementara kades yg sdh bertolak kekediamannya dikejar oleh TNI bermaksud mengambil kunci alat berat sekaligus mencoba loby agar pelaksanaan rencana TNI AL dapat berjalan dgn baik. Meskipun hasilnya nihil dan hanya kunci yg dikembalikan dgn catatan agar TNI AL tak melanjutkan rencananya karna akan menimbulkan kericuhan dan kerugian pada masyarakat;
  4. Lalu warga pulang kerumah masing2;
  5. Pada pukul 20.00 wib perwakilan warga dari masing2 dusun yg mendengar kejadian sore tadi, dgn jumlah tak kurang dari 40 orang mendatangi kediaman kepala desa guna mendapatkan informasi langsung dr kepala desa terkait perihal tindakan TNI AL yg dianggap "ngawur" sekaligus berembuk agar TNI AL tak melanjutkan rencananya karna dianggap akan sangat merugikan warga;
  6. Sekitar pukul 22.00 warga sepakat untuk mengadakan kerja bakti memasang pagar (bertujuan menghalau alat berat yg akan masuk kelahan pertanian warga) yg akan dijadikan obyek pengembangan, dilanjutkan dgn pulang kerumah masing2.
  7. Esok harinya, Kamis, 11 Juli 2019, tepat pukul 09.00 wib masyarakat sdh berbondong mendatangi lokasi dan langsung membuat pagar pembatas;
  8. Tak berselang lama sekitar 30 menit setalah pagar dibuat, beberapa oknum TNI AL datang mencabut pagar yg dipasang warga. Wargapun bergerak mundur;
  9. Pukul 10.00 warga yg masih agak ricuh mendatangi pendopo desa yg jaraknya sekitar 1 km dr lokasi kejadian dgn berjalan kaki dikawal oleh polisi;
  10. Warga diajak bermusyawarah oleh pihak pemerintah desa dan muspika, namun hasilnya warga bersikukuh untuk minta dampingan pemdes dan muspika untuk memasang kembali pagar yg sebelumnya sdh dicabut oleh oknum TNI AL;
  11. Sekitar pukul 11.00 , proses pemasangan pagarpun tak bisa dihalang sementara pihak TNI AL sudah siap dgn tindakan penolakan warga tersebut. Yg pada akhirnya kericuhanpun pecah tatkala anggota TNI AL dgn jumlah yg tak sedikit (diperkirakan lebih dr 50 orng) bertindak frontal dgn mendorong dan bahkan memukuli beberapa orang warga yg dianggap melawan. Hingga masyarakatpun turut memanas meski tak berdaya diamuk anggota TNI AL;
  12. Aksi berakhir sebelum Dzuhur ketika kades sudah diajak dialog dgn beberapa anggota TNI (terlihat kades yg dipanggil sendirian diintimidasi dan didorong oleh sekitar 11 orang anggota yg menemui) meskipun kades sumbernyar tetap bersikukuh pada peraturan risalah tanah dan aturan undang-undang yg berlaku bahwa TNI AL tak seharusnya melakukan rencana itu, mengingat tanah belum ada penyelesaian dari pemerintah dan situasi masih quo karna berdasarkan sertipikat yg dimiliki TNI AL merupakan hak pakai untuk pemukiman bukan untuk fungsi lain.
Harapan warga agar pemerintah segera menyelesaikan permasalahan sengketa agraria di wilayah Sumberanyar karna desa yg diakui secara resmi oleh negara merupakan kewajiban negara untuk memberikan hak yg sama dgn penuh keadilan. Juga pemerintah daerah kabupaten Pasuruan dan provinsi Jawa timur berperan aktif menjadi fasilitator penyelesaian masalah ini.



Dibuat oleh,
Eko Suryono
Ketua Forum Komunikasi Tani Sumberanyar


  Apabila anda merasa situs ini bermanfaat dan ingin mendukung kami supaya bisa terus menyajikan konten berkualitas secara gratis. Maka anda dapat berkontribusi untuk keberlangsungan situs ini, di antaranya dengan memberikan donasi melalui halaman berikut:

Kirim Donasi