Solidaritas untuk Tamansari!

Gambar: picuki.com

12 Desember 2019, Menjadi momen yang tidak akan terlupakan bagi warga Tamansari RW 11, Kota Bandung dan seluruh kawan seperjuangan yang menolak terhadap penjajahan dan penindasan.

Kapitalisme kembali –melalui Negara dan Aparaturnya –menghancurkan kehidupan manusia. Kali ini ia melakukannya melalui pengamanan alat produksi berupa lahan dimuka bumi dengan mengusir manusia yang beraktivitas atasnya.***

Penggusuran yang menimpa warga Tamansari merupakan bentuk penghianatan terhadap kemanusiaan dan selama sistem kapitalisme masih ada, maka hal tersebut adalah sesuatu yang wajar, sesuatu yang akan lebih sering kita jumpai, lebih sering akan kita dengar dan kita lihat.

Kebrutalan negara melalui aparaturnya[1] melakukan penyerobotan ruang kehidupan rakyat tidak hanya membuat rakyat kehilangan rumah secara fisik[2]. Tetapi membuat rakyat kehilangan “tempat tinggalnya” yang merupakan ruang dimana manusia secara bersama membangun lingkungan kehidupan sosial. Tidak hanya itu, keberlangsungan kehidupan warga pun juga otomatis terkena dampaknya.

Hari ini mungkin Tamansari, tapi besok atau lusa bisa jadi tempat tinggal kita yang digusur, diserobot, dan kita diusir darinya.***

Kita kembali mengingatkan akan peran negara dan pemerintah, kita kembali –dan berkali-kali –menyampaikan kepada rakyat bahwa, selama negara dikuasai para borjuis, maka permasalahan sekunder berupa penggusuran dan pengusiran rakyat dari ruang hidupnya akan terus terjadi. Kekerasan fisik terhadap rakyat dan aktivis akan terus terjadi. Tidak peduli dimanapun itu[3], di atas tanah maupun di dalamnya, di permukaan lautan/sungai maupun di dalamnya

"Jangan [larut dalam] berkabung, atur [organisirlah]!" / gambar: americansresistingoverseas.com

Bangunlah! Wahai kaum yang tergusur.
Bangunlah! Wahai kaum yang tertindas.

Rapatkan barisan. Perlawanan membutuhkan persiapan yang matang. Tidak hanya itu, perlawanan hanya bisa dilakukan rakyat itu sendiri. Bukan oleh tokoh politik. Bukan oleh tokoh aktivis. Bukan juga oleh tokoh agama. Karena solidaritas untuk pendidikan bersama membangun kesadaran sosialis adalah tugasnya rakyat itu sendiri.

Kenalilah siapa kalian!
Sadarlah terhadap posisi kalian di dalam kelas sosial!

Kalian tidaklah sendirian.
Perlawanan tidak akan membuat kalian kehilangan apapuan kecuali penjajahan dan penindasan atas kalian oleh negara borjuis.***


Salam dan Do’a terbaik untuk "Tamansari"




Catatan-catatan.
  1. Tawakal, Iqbal L. 2019. Ricuh Penggusuran di Bandung, Polisi Tembakkan Gas Air Mata. Tempo.co. https://nasional.tempo.co/read/1283128/ricuh-penggusuran-di-bandung-polisi-tembakkan-gas-air-mata (Diakses pada 13 Desember 2019)
  2. Tawakal, Iqbal L. 2019 Warga [Korban] Gusuran Tamansari Masih Bertahan di Tempat Pengungsian. Tempo.co. https://nasional.tempo.co/read/1283161/warga-gusuran-tamansari-masih-bertahan-di-tempat-pengungsian (Diakses pada 13 Desember 2019)
  3. Indonesia, CNN. 2019. Bandung, Kota Peduli HAM yang Gusur Warga Tamansari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191213073212-12-456572/bandung-kota-peduli-ham-yang-gusur-warga-tamansari (Diakses pada 14 Desember 2019)


  Apabila anda merasa situs ini bermanfaat dan ingin mendukung kami supaya bisa terus menyajikan konten berkualitas secara gratis. Maka anda dapat berkontribusi untuk keberlangsungan situs ini, di antaranya dengan memberikan donasi melalui halaman berikut:

Kirim Donasi