Deklarasi Federasi Muslim dan Masjid Prancis

Deklarasi Federasi Muslim dan Masjid Prancis
Déclaration des fédérations musulmanes et mosquées de France - Islam & République française / https://www.youtube.com/


Deklarasi
Federasi Muslim dan Masjid di Prancis


Senin, 2 November 2020


Ada masa-masa kebenaran dalam sejarah Bangsa dan Manusia.

Ada kalanya warga bersama-sama harus membangun takdir mereka di Bangsa yang dipilihnya atau di mana mereka lahir dan tumbuh.

Ada kalanya kita harus bersolidaritas dengan negara kita, yang telah mengalami serangan yang tidak dapat dibenarkan selama beberapa minggu. Situasi ini mengembalikan setiap warga negara pada hati nurani dan tanggung jawabnya.

Ya, konteks ini mengharuskan kita! Dan itu mengikat kami, untuk memikul tanggung jawab kami, terutama karena Konstitusi negara kami mengabadikan prinsip-prinsip intangible yang ditetapkan dalam Deklarasi Hak-Hak Manusia dan Warga Negara.

Sebagai pembukaan, kami ingin mengingatkan Anda bahwa hukum Prancis sangat menekankan pada kebebasan berekspresi dan meletakkan prinsip-prinsip meyakini atau tidak meyakini. Nilai-nilai yang sangat melekat pada kami, karena nilai-nilai tersebut memungkinkan kita masing-masing, sesuai dengan kerangka hukum, untuk secara bebas mengekspresikan keyakinan agama dan/atau filosofi kita. Berkat fondasi penting Republik ini, kami, sebagai warga Muslim, dapat menjalankan ibadah kami.

Di Prancis, dalam batasan hukum saja, warga negaranya bebas, pemeluk agama bebas, masyarakat sipil bebas, begitu juga dengan pers. Perbedaan dan konflik, ketika muncul dalam ruang demokrasi, tidak dapat diselesaikan di tempat lain selain di pengadilan.

Pembukaan ini disampaikan dengan terang, sebagai orang Prancis yang beragama Muslim, dan tanpa campur tangan dalam polemik politik atau diplomatik, kami ingin menegaskan kembali hal-hal berikut dengan tegas dan jelas:

  • Kecaman kami atas terorisme dan segala bentuk kekerasan yang diekspresikan atas nama agama Islam. Dan kami mengungkapkan dukungan tanpa syarat dan simpati yang dalam kepada semua korban terorisme yang mengatasnamakan Islam.
  • Kecaman kami terhadap semua orang yang mempergunakan Islam untuk politik, diplomatik atau perdagangan yang bertujuan untuk menyesatkan sesama warga dan sesama pemeluk agama Islam, untuk mempertajam rasa benci dan akhirnya menyebabkan hal-hal yang tidak dapat diperbaiki. Islam adalah agama dan bukan variabel penyesuaian untuk memicu wacana populis dengan konsekuensi yang seringkali membawa bencana.
  • Kecaman kami atas seruan yang tidak dapat dibenarkan untuk memboikot produk Prancis. Karena media di Prancis bebas, tidak ada politikus, termasuk Presiden Republik, yang dapat memaksa organ pers untuk menerbitkan atau tidak menerbitkan kartun atau karikatur. Pemisahan kekuasaan tidak dapat dipisahkan dari kerangka demokrasi kita. Juga, kami menganggap bahwa seruan ini tidak berdasar dan didasarkan pada manipulasi politik yang menyembunyikan tujuan lain di balik "bela Islam".
  • Kecaman kami atas seruan pembunuhan yang diluncurkan oleh pejabat internasional. Sekularisme adalah nilai esensial yang memungkinkan berbagai agama, termasuk Islam, berkembang di Prancis. Kami mengecam semua orang yang ingin memanipulasi sesama penganut agama islam, terutama kaum muda kami, dan opini publik internasional, dengan menyarankan bahwa di Prancis kami akan dikenakan kebijakan "rasisme negara" atau kebijakan "kebencian terhadap Muslim". Hal itu merupakan kebohongan terang-terangan yang kami kecam dan kami menuntut permintaan maaf secara publik kepada para penulisnya di mana mereka mencoba memecah belah kami, untuk menimbulkan keraguan dan untuk menabur perselisihan.

Karena itu kami menyerukan untuk kembali tenang dan kami membesarkan hati kaum muda kami untuk tidak ditarik ke jalan berliku yang tidak memiliki jalan keluar selain kerusakan dan kehancuran diri.

Akhirnya, kami menyerukan kepada otoritas negara kami untuk mengambil tindakan tegas agar komponen Muslim Prancis, yang secara luas mengutuk tindakan teroris baru-baru ini, tidak bergabung dengan para penabur kebencian. Mayoritas Muslim di Prancis sebagian besar terintegrasi ke dalam masyarakat dan berniat untuk menjalankan agama mereka dengan jernih, Islam yang sebenarnya, persaudaraan dan solidaritas, dengan tetap menghormati hukum Republik.

Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih di Dunia dan Maha Pengasih di Akhirat, memberkati dan melindungi Tanah Air kita, Prancis.

Ditandangani:

Grande Mosquée de Paris

Grande Mosquée de Lyon

Grande Mosquée de Saint Denis de la Réunion

Rassemblement des Musulmans de France (RMF)

Fédération Française des Associations Islamiques Africaines des Antilles et des Comores (FFAIACA)

Coordination des Associations musulmanes de Paris (CAP)



Deklarasi ini sebelumnya dipublikasi di halaman resmi Grande Mosquée de Paris: "Déclaration des fédérations musulmanes et mosquées de France" dalam bahasa Prancis. Selanjutnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan di sini untuk tujuan menjernihkan informasi yang beredar serta untuk bersolidaritas kepada seluruh buruh Prancis.

Untuk perbaikan dan saran terjemahan, anda bisa menghubungi kami di sini.


  Apabila anda merasa situs ini bermanfaat dan ingin mendukung kami supaya bisa terus menyajikan konten berkualitas secara gratis. Maka anda dapat berkontribusi untuk keberlangsungan situs ini, di antaranya dengan memberikan donasi melalui halaman berikut:

Kirim Donasi